Tak Cuma ‘Anak Jendral’, Jokowi Dilarang di Busway

Posted: Agustus 2, 2013 in Uncategorized

206552
TEMPO.CO, Jakarta – Kepala Badan Layanan Umum Transjakarta Pargaulan Butar Butar

menegaskan siapapun tak boleh menerobos portal busway. Bahkan, Gubernur DKI Joko Widodo sekalipun. “Gak boleh itu, seharusnya jangan masuk,” kata dia, Selasa, 30 Juli 2013. »Portal itu hanya untuk busway. Pak Gubernur (Jokowi) pun gak boleh pakai.”

Pargaulan mengecam »si anak jenderal” yang memaksa petugas membuka portal busway jalur Galur-Senen. Pargaulan berkata, tak ada pengecualian untuk jalur busway. Oleh karena itu, jika ditemukan ada mobil yang nekat masuk jalur busway, mobil itu harus ditindak.

“Dulu ada Hamzah Haz masuk jalur busway menjadi masalah, masa yang mengaku ‘anak jenderal’ diperbolehkan,” kata dia.

Bahkan, mobil tetap dilarang menerobos meskipun bus transjakarta yang hendak lewat ada di belakangnya. “Mobil itu mundur gak bisa, jadi harus keluar jalur.”

Pargaulan mengatakan sebenarnya portal itu tak harus ada. Namun, portal tetap dipasang karena masih banyak masyarakat yang tak sadar akan fungsi jalur busway.

BLU Transjakarta di Twitter mengunggah sebuah foto mobil Honda Jazz yang hendak menerobos portal busway. Pengendara mobil itu mengaku ‘anak jenderal’ dan memaksa petugas membuka portal.

ISTMAN MP

Berita terkait:

Sterilisasi Koridor III Busway, 2.000 Lebih Pengendara Ditilang

Bus Transjakarta Tabrak Motor di Pesing, Dua Tewas

Di Balik Gagasan Kopaja Boleh Masuk Busway

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s